Jumat, 18 Agustus 2017

Puisi



 Puisi adalah bentuk karangan yang terikat oleh ritma, rima, ataupun junlah baris serta di tandai oleh bahasa yang padat. Unsur-unsur Intrinstik puisi adalah :
- Tema                         :           Tentang apa puisi itu berbicara.
- Amanat                    :           apa yang hendak dinasehatkan kepada pembaca.
- Rima                                    :           Persamaan – persamaan bunyi.
- Ritma                       :           Perhentian – perhentian / tekanan – tekanan yang teratur.
- Metrum / Irama      :           Turun Naik lagu secara beraturan yang dibentuk oleh persamaan Jumlah kata / suku tiap baris.
- Majas / Gaya          :           Permainan bahasa untuk efek estesis maupun maksimalisasi ekspresi.
- Kesan                       :           Perasaan yang diungkapkan lewat puisi ( sedih , haru, mencekam, berapi – api, dll)
- Diksi                         :           Pilihan kata/ ungkapan.

            Unsur – unsure tersebut terjalin menyatu secara harmonis sehingga lahi karya puisi yang bernilai.
            Lahirnya puisi sering dipengaruhi oleh unsure Ekstrinsik, Yakni unsure – unsure di luar karya itu sendiri, misalnya : biografi, agama, pandangan hidup pengarang, adapt, social-budaya-politik , masyarakat, dll.

Menurut zamannya, puisi dibedakan atas : puisi lama dan pusisi baru.

a.) Puisi lama
      Puisi lama memiliki cirri-ciri : 1.) merupakan puisi rakyak yang tak dikenal nama pengarangnya, 2.) disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan, 3.) sangat terikat oleh aturan-aturan seperti : jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima.

 Yang Termasuk Puisi lama adalah
1.Mantra : Ucapan-ucapan berirama yang dimiliki

memiliki kekuatan gaib.
2.Pantun : puisi yang cirri – cirinya:
- tiap bait 4 baris
- Tiap baris terdiri atas 8 – 12 suku kata.
- sajaknya a-b-a-b.
- 2 baris pertama sebagai sampiran, 2 baris kedua sebagai isi.
Pembagian pantun menurut isinya : Pantun anak, muda-mudi, agama/nasihat, teka-teki, Jenaka.
3.Karmina ( Pantun kilat) : seperti pantun tetapi pendek.
4.Seloka ( pantun berkait)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar